Jan 30

Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Visit jackpram103104’s (my) ImageShack profile

QuickPost Quickpost this image to Myspace, Digg, Facebook, and others!

No tags for this post.
Jan 29
Pelopor Bangkit Pramuka
icon1 Jackadmblog | icon2 Sejarah | icon4 01 29th, 2009| icon3No Comments »
Salam Pramuka,

Kali ini yang saya posting bukan tentang kegiatan melainkan tentang sejarah Scout Moslem atau Gerakan Pramuka Gudep 10103-10104, Pasukan Syekh Qurotul “ain dan Ny. Siti Walidah Ahmad Dahlan. Gerakan Pramuka Pangkalan SMP Islam Rengasdengklok lahir bersamaan dengan didirikannya SMP Swasta Islam Rengasdengklok yaitu pada tahun 1994. Pada awalnya Pramuka Penggalang di SMP Islam Rdk sempat antusias mengikuti semua kegiatan. Semua itu berlangsung hingga Tahun 1999. Tetapi mulai periode tahun 1999 Gerakan Pramuka di SMP Islam mengalam kemunduran dan akhirnya pada tahun 2002, Gerakan Pramuka SMP Islam kegiatannya hanya mengikuti HUT Pramuka saja (Pasif). Tetapi karena keinginan yang luhur serta semangat yang luar biasa akhirnya pada Tahun 2005 kembali dirintis Anggota Gerakan Pramuka SMP Islam Rengasdengklok, Luar Biasa pada waktu itu yang tercatat sebagai anggota aktif hanya 6 orang terdiri dari 2 orang Putra dan 4 Orang Putri yaitu (Ade Sulaeman, Dedi Iskandar, Cucu Nursholihati, Rosdiana, Siti Farida, dan Nurfitriana Maulida), walaupun hanya dengan anggota yang minim sekali 6 orang saja tetapi dengan semangat dasa darma dan Trisatya kami bertekad kami bertekad menjadi suatu virus penggerak kepramukaan.
Dan Alhamdulillah Para Pelopor tersebut berhasil menjadi pioner dan akhirnya bisa merekrut anggota yang banyak.
Semoga Anggota GP. Gudep 10103 - 10104, Periode Tahun 2009, tetap aktif, kreatif dan inovatif serta bersahaja. Selamat Berjuang

No tags for this post.
Jan 27

Senin, 26 Januari 2009

Alhamdulillah, Scout Moslem Gudep 10103 & 10104 Pangkalan SMP Islam Rengasdengklok Berhasil mengadakan kegiatan Pengujian SKK Bersepeda. Kegiatan ini hampir saja gagal, dikarenakan hujan turun sangat deras. Tetapi mereka (anggota pramuka) tetap mempunyai tekad dan semangat yang tinggi, jadi walaupun hujan turun bukan alasan untuk menggagalkan kegiatan tersebut.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan route Rengasdengklok - Mon. Rawagede dengn jarak tempuh kurang lebih 20 km. Anggota yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 22 Orang
terdiri dari calon penggalang dan penggalang ramu. ketika diperjalanan banyak hal yang terjadi / dialami oleh peserta seperti, Ban Bocor, Rantai Sepeda Rusak, Ban Macet, dan yang paling ekstrem adalah kecelakaan / tabrakan antar sepeda dan hampir saja tertabrak mobil. kami berangkat dari basecamp pukul 09.15 WIB dan sampai di Mon. Rawagede pada jam 12.05.

Luar biasa perjalanan yang telah kami laksanakan, banyak sekali hal-hal yang tidak bisa terucapkan. hanya bisa mengucapkan dua kata, yaitu: Alhamdulillah, Allah Akbar. setelah sampai di Monumen Rawagede kami langsung menuju ke atas monumen dan disana ada patung yang melambangkan kesedihan yang dialami seorang ibu ketika anaknya dibantai oleh penjajah belanda, sungguh mengharukan. setelah puas melihat-lihat monumen acara dilanjutka dengan upacara dan diakhiri dengan mendo’akan para pahlawan yang gugur di rawagede.
Ternyata kegiatan yang dilakukan oleh kami disambut hangat oleh warga sekitar, dan mereka pun memberikan motivasi kepada kami. Kegiatan ini selain bertujuan untuk menguji SKK Bersepeda, tetapi menumbuhkan sikap patriotisme anggota pramuka sebagaimana teramanatkan dalam dasa darma (Patriot yang Sopan dan Kstaria) dan mengingat mati.

Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat. Bagi Rekan-rekan, Kakak-Kakak dan Adik-adik anggota Pramuka kalau mau lihat photo silahkan klik PHOTO, dan yang mau lihat-lihat video klik ja VIDEO.

No tags for this post.
Jan 27

Posted by Picasa
No tags for this post.
Jan 23
Pengujian SKU
icon1 Jackadmblog | icon2 Tak Berkategori | icon4 01 23rd, 2009| icon3No Comments »


”Kita tetap taat pada prinsip dasar pendidikan moral kepramukaan, tetapi kita harus memperbarui acara kegiatan kepramukaan yang sesuai dengan aspirasi generasi muda dan kebutuhan masyarakat saat ini”, (Sri Sultan Hamengku Buwono IX)

SEIRING kemajuan zaman, pergeseran nilai dalam kehidupan berlangsung tanpa bisa dicegah. Adalah naif bila gerakan pramuka sebagai wadah pendidikan nonformal bagi anak-anak dan remaja di tanah air tidak menyikapi perubahan ini. Yang harus dilakukan oleh gerakan pramuka tentunya bukan mencegah perubahan, tetapi berusaha menyesuaikan perubahan itu sehingga pramuka tidak ketinggalan zaman.

Salah satu wacana yang sekarang berkembang di kalangan pramuka adalah perlunya mengkaji ulang penerapan syarat-syarat kecakapan pramuka (SKU) sebagai salah satu prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan. Adalah Gubernur Jawa Barat sendiri, Kak Danny Setiawan selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Jabar yang menyatakan bahwa sekarang ini sudah saatnya untuk merelevankan SKU agar sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini (”PR” 10/7). Beliau mengusulkan agar Gerakan Pramuka melaksanakan reformasi secara komprehensif pada ujian SKU sehingga bisa mengundang minat para remaja untuk tertarik menjadi anggota pramuka.

Namun persoalannya, apakah memang SKU ini sudah ketinggalan zaman? Apakah benar SKU yang kurang relevan menyebabkan pramuka terpuruk seperti sekarang ini?

Jawaban pasti atas pertanyaan-pertanyaan itu seharusnya diupayakan Litbang Kwartir Nasional. Yang jelas, sesuai S.K. Kwarnas No. 088 Tahun 1974, SKU merupakan garis-garis besar program pembinaan pramuka yang harus dilaksanakan oleh para pembina secara optimal, terarah, dan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan karena merupakan proses pendidikan untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka.

Sedangkan bagi peserta didik, mengikuti ujian SKU adalah suatu hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Ujian SKU untuk semua tingkat dan golongan pramuka baik itu Siaga, Penggalang, Penegak maupun Pandega merupakan tantangan tersendiri yang harus dihadapi mereka dengan upaya sungguh-sungguh sehingga kelak mereka menjadi manusia yang berkepribadian tinggi, berwatak luhur, cerdas, terampil, dan juga menjadi warga negara yang berpancasila yang setia dan patuh kepada NKRI (AD Pramuka Pasal 4). Maka oleh karena itu, seandainya butir-butir ujian SKU ini dilaksanakan dengan tepat, terarah, dan jujur, serta tidak dimanipulasi, diharapkan peserta didik akan menjadi pribadi-pribadi yang cageur, bener, bageur, pinter, jeung singer.

Sayangnya, secara jujur harus diakui bahwa selama ini pelaksanaan ujian SKU digugus depan pramuka untuk semua tingkat dan golongan ditengarai masih jauh dari harapan. Banyak hambatan dan kendala yang ditemui di lapangan sehingga akibatnya ujian SKU belum dilaksanakan secara optimal.

Berdasarkan pengamatan penulis yang pernah aktif di Andalan Cabang/Ranting selama ini diperoleh kesan masih banyak pembina pramuka yang belum mengacu sepenuhnya kepada ”kurikulum” pembinaan pramuka yang disebut SKU ini. Cara menguji SKU di kalangan pembina juga tampak kurang seragam.

Alih-alih direvisi, perekrutan pembina pramuka di pangkalan gugus depan sekolah juga masih harus dibenahi. Akibat ”asal-asalan” mengangkat pembina, sudah dapat dipastikan apa-apa yang disampaikan kepada peserta didik akan menjadi kurang menarik dan cenderung membosankan. Padahal seyogianya materi yang disampaikan oleh pembina harus dikemas secara kreatif dan inovatif sehingga menjadi kegiatan yang menarik, mendidik, menyenangkan, dan berkesan sepanjang hidupnya.

Sehebat apa pun SKU, bila tidak dibarengi dengan kemauan keras dan kesadaran tinggi para peserta didiknya untuk menempuh SKU dengan sungguh-sungguh, Gerakan Pramuka akan tetap terpuruk seperti sekarang ini. Oleh karena itu, tekad untuk menjadikan Provinsi Jawa Barat sebagai provinsi pramuka seyogianya ditindaklanjuti. Bukan hanya dengan meningkatkan terus jumlah anggotanya, melainkan juga harus diperhatikan usaha untuk meningkatkan kualitas peserta didiknya.***

Penulis, Pembina Pramuka Gudep 10103 - 10104, Pangkalan SMP Islam Rengasdengklok

(Harian Pikiran Rakyat)

No tags for this post.
Jan 22
Pengujian SKK Bersepeda
icon1 Jackadmblog | icon2 Tak Berkategori | icon4 01 22nd, 2009| icon3No Comments »

Diberitaukan kepada semua anggota pramuka Gudep 10103 - 10104 Pangkalan SMP Islam Rengasdengklok, bahwa pada:

Hari / Tanggal : Senin, 26 Januari 2009
Waktu : 08.00 WIB s.d. selesai

akan diadakan kegiatan pengujian SKK Bersepeda Purwa, dengan rute Rengasdengklok Rawagede.
bagi yang ingin mengikuti, harap segera mendaftarkan ke Dewan Pasukan.

No tags for this post.
Jan 17
Gladian Pinru
icon1 Jackadmblog | icon2 Kegiatan | icon4 01 17th, 2009| icon3No Comments »

Salam Pramuka,

Gladian Pinru adalah salah satu kegiatan rutin yang diadakan oleh Scout Moslem of Rengasdengklok, Pasukan Mr. Ahmad Soebardjo & Ny. St. Walidah Ahmad Dahlan, Gugus Depan 10103 & 10104, Pangkalan SMP Islam Rengasdengklok. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan sikap kepemimpinan para pinru dan dewan pasukan penggalang. Dasar dari kegiatan ini adalah Dasa Darma butir ke-3 (Patriot yang sopan dan kesatria). Alhamdulillah pada hari Sabtu tanggal 17 Januari 2009, kami telah melaksanakan kegiatan ini. materi-materi yang diberikan pada kegiatan ini antara lain:
1. Struktur Organisasi Gugusdepan
2. Job Description Dewan Penggalang
3. Dinamika Kelompok
Semoga dengan diadakannya kegiatan ini para dewan penggalang dan para pemimpin regu menjadi lebih mandiri, kreatif dan inovatif dalam segala hal.

No tags for this post.
Jan 13

Salam Pramuka!

Pengujian SKK adalah salah satu kegiatan yang diamanatkan dalam Prinsip & Metode Pendidikan Kepramukaan, oleh karena itu kami mencoba untuk melaksanakan kegiatan tersebut.
Alhamdulillah pada tanggal 30 Desember 2008 s.d. 01 Januari 2009, kami berhasil melaksanakan Kegiatan Pengujian SKK Gerak jalan tk. Madya dengan route Rengasdengklok - Pantai Tanjung Pakis, adapun jarak dari Rengasdengklok - Pantai Tanjung Pakis adalah 50 KM.

waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan perjalanan / tugas tersebut ialah 2 hari. sepanjang perjalanan kami ditugaskan oleh pembina untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan/pertolongan dan singgah ke kantor-kantor instansi seperti kantor Kep. Desa, Kantor Kapolsek, Kantor koramil, Puskesmas, Kantor Kecamatan, dll.

Kami berangkat dari Rengasdengklok pada Tanggal 30 Desember 2008, pukul 13.00 dengan membawa perbekalan seadanya dan tanpa membawa peralatan masak serta tidur. Kami berjalan dengan penuh semangat walaupun jarak puluhan kilo meter menanti kami.
pada pukul 17.30 kami berhasil sampai di Desa Kuta Ampel Kecamatan Batujaya dan beristirahat di Hotel Islam (Mesjid).

Tanggal 31 Desember 2008 jam 06.00 kami melanjutkan perjalanan menuju pantai Tanjung Pakis. hari kedua kami mulai kehilangan semangat, perubahan fisikpun terlihat, wajah pucat, kaki lecet, badan lemas, dan kepala yang pusing karena kecapaian / terik matahari tetapi hal tersebut tidak menyurutkan kami untuk mencoba dan terus berjuang menggapai TKK Gerak Jalan Tk. Madya. Akhirnya kami berhasil dan tiba di Pantai Tanjung Pakis pada Tanggal 31 Desember 2008, pukul 17.45 WIB.

Ba’da Shalat isya kami bertujuh (dua orang pembina) beristirahat di Musholla. Seklipun suasana pantai yang indah dan ramai, kami tidak tertarik untuk berkunjung ke pantai dan melihat Pesta Kembang Api, yang kami inginkan pada waktu itu ialah istirahat.

Tanggal 01 Januari 2009, kami mengobati kelelahan kami dengan berkunjung ke pantai, dan disana kami mencoba untuk mengumpulkan hewan laut untuk dibawa k rumah, mulai dari bintang laut, kerang laut, dsb. Pukul. 09.30 kami kembali ke musholla, untuk mempersiapkan Pulang. Kami mengira bahwa perjalanan pulang akan menggunakan kendaraan, tetapi dikarenakan di lokasi pantai tersebut tidak ada kendaaraan umum, kami terpaksa berjalan kaki lagi sejauh 10 KM. akhirnya setelah kami sangat lelah dan tidak lagi ada semangat untuk berjalan kaki, akhirnya Allah memberikan pertolongan kepada kami pada Pukul 12.30 WIB, ada seorang yng berbaik hati yang mengizinkan kami untuk menumpang ke kendaraannya (mobil Colt Buntung). Luar Biasa, sepanjang perjalanan pulang kami tidak habis-habisnya menyukuri apa yang kami rasakan selama 3 hari perjalanan tersebut.

Alhamdulillah selama perjalanan tersebut kami tidak hanya berjalan kaki, tetapi kami dapat membantu masyarakat (Bakti Sosial). Hari pertama (30 Desember 2008) pukul 15.00 kami membantu masyarakat yang akan membangun rumah, dengan cara ikut membantu mendorong roda yang berisi kayu & papan serta menurunkannya, kami tidak meminta imbalan sedikitpun tetapi, karena yang punya rumah baik hati akhirnya kami diberi air minum. Hari Kedua (31 Desember 2008) pukul 07.30 kami mendapat tugas dari Kantor PLN untuk ikut mensosialisasikan program hemat energi dan pembayaran listrik tepat waktu kepada masyarakat yang kami lewati.

Mungkin hanya itu yang bisa saya laporkan selaku Ketua Tim Perjalanan Ekspedisi dan Pengujian SKK Gerakjalan Tk. Madya, sebenarnya masih banyak hal-hal / pengalaman yang ingin saya sampaikan. tetapi karena hal-hal tertentu saya rasa cukup.

Salam Pramuka

No tags for this post.