| Judul PTK yang baik seharusnya hendaknya memenuhi kriteria singkat, spesifik, jelas menggambarkan masalah yang diteliti, tindakan untuk mengatasi masalah, dan lokasi (tempat) penelitian.Kriteria singkat, secara kuantitatif dapat dibatasi maksimal 15 kata namun sudah memuat masalah yang diteliti dan tindakan untuk mengatasi masalah tersebut serta lokasi PTK. Untuk membuat judul yang memenuhi kriteria tersebut diperlukan keterampilan guru dalam menggunakan bahasa secara efektif. Kriteria spesifik, merupakan kriteria yang dikaitkan dengan spesifikasi PTK bahwa PTK merupakan penelitian tindakan untuk mengatasi permasalahan pembelajaran yang terjadi di kelas. Dalam hal ini, kriteria spesifik menggambarkan permasalahan yang dialami dalam proses pembelajaran di kelas tertentu sesuai situasi dan kondisi spesifik dalam kelas tersebut, yang tentunya berbeda dengan kelas lain, atau bahkan sekolah lain.
Kriteria jelas menggambarkan masalah yang diteliti mengandung pengertian bahwa judul PTK hendaknya dibuat secara lugas dan jelas mencerminkan permasalahan penelitian sehingga tidak menimbulkan kerancuan atau bias dalam pemaknaannya. Dalam hal ini, judul PTK jelas menggambarkan bahwa masalah yang diteliti dalam PTK merupakan masalah urgen dan mendesak. Jika tidak segera ditangani, akan membawa dampak menurunnya kualitas pembelajaran dan kompetensi siswa. Permasalahan tersebut diangkat berdasarkan hasil analisis masalah yang jeli dan matang yang dilakukan oleh guru berdasarkan kondisi empiris dan teoretis. Dalam hal ini, guru dapat mengangkat masalah karena menemukan adanya kesenjangan antara kenyataan dan harapan. Dengan kata lain, kenyataan bahwa proses dan hasil pembelajaran yang tidak memenuhi harapan (kondisi ideal) patut dipertimbangkan dan dianalisis urgensinya untuk diangkat menjadi masalah PTK. Kriteria tindakan untuk mengatasi masalah juga harus tecermin dalam judul PTK karena kriteria ini menunjukkan hasil analisis guru dalam upaya mengatasi permasalahan dalam pembelajaran yang dilakukannya, baik melalui kajian empiris dan teoritis. Jika diumpamakan permasalahan yang muncul itu merupakan penyakit, maka tindakan yang dilakukan merupakan bentuk pengobatan dalam menyembuhkan penyakit. Untuk menentukan obat secara tepat maka diagnosis terhadap penyakit yang diderita juga harus tepat. Kesalahan diagnosis akan menyebabkan kesalahan pemberian obat, sehingga bukan kesembuhan yang diperoleh justru sebaliknya akan berakibat fatal bagi penderita. Dalam PTK juga demikian, jika identifikasi dan hasil analisis yang dilakukan guru terhadap permasalahan yang dihadapi di kelas dilakukan secara analitis dan teliti, guru dapat mendiagnosis secara tepat permasalahan yang terjadi dan penyebabnya. Selanjutnya, analisis guru tidak berhenti di sini. Selain dapat menentukan tepat permasalahan yang terjadi dan penyebabnya, guru juga harus dapat menentukan secara pasti tindakan yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dengan tindakan tepat, harapannya permasalahan yang terjadi akan dapat ditangani dengan baik. Kriteria lokasi menunjukkan lokasi PTK. Karena PTK merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas, maka dalam judul PTK diupayakan jelas menunjukkan lokasi kelas PTK tersebut dilakukan. Judul berikut merupakan contoh judul yang memenuhi kriteria PTK: Peningkatan Pemahaman tentang Himpunan melalui Lingkungan pada Siswa SMP ISLAM RENGASDENGKLOK. Judul tersebut singkat; spesifik; namun jelas menggambarkan masalah yang diteliti. |

Assalamu’alaikum wr. wb.
Salam Pramuka!
Walaupun telat moment, saya lebih baik memposting dari pada tidak!
kali ini yangsaya posting adalah makna maulid nabi untuk gerakan pramuka.
Rabiul ‘awal kembali hadir di tengah-tengah kita, ada apa yng terjadi di Rabiul ‘Awal, mungkin pertanyaan itu akan terlontardari kaum awam. 12 Rabiul Awal Tahun Gajah telah hadir seseorang laki-laki yang begitu mulia yang akan merobah kehidupan jhiliyah menjadi msa ilmiah! ya seorang Nabi yang terakhir, penutup segala nabi ! Ya Nabi Muhammad!.
Seorang Nabi yang tidak kenal lelah, tidak pernah putus asa dan tidak pernah takut, dengan kesabaran Ia menyiarkan agama islam dan menunjukan jalan yang lurus kepada umatnya! Subhanallah, Wal Hamdulillah Wala Ilaha Illallah Wallahu Akbar!
1430 Tahun berlalu dari msa Hijriah dan tepat pada hari Kemarin (12 Rabiul ‘Awal) kita semua mengenang dan mengingat kelahirannya! tentu tidak akan ada artinya jika kita lalui Milad Nabi tanpa makna, hanya sekadar acaraserimonial atau rutinitas tahunan! Tapi terkadang kita tidak tahu, kita tidak paham, kita tidak mengerti Makna yang terkandung pada hari itu!
Maulid yang kita rayakan bukan hanya sekadar membaca berrjanji, tabligh akbar, dll. tapi lebih dari itu. Dengan Maulid Nabi seyogyanya kita mencoba untuk mencotoh akhlak nbi walaupun 0,0001%. dan marilah ita lanjutkan perjuang nabi muhammad menyiarkan Islam, karena kalau bukan kita siapa lagi? Maulid kita jadi bahan introspeksi Diri (Muhasabah maulid) bukan ajang menghibur diri (karena aktifitas rutin kita libur pada hari itu) Seyogyanya pada hari tersebut (Maulid Nabi) kita tundukan kepala dan merenung apa yang telah kita lakukan? apakah sesuai dengan syariat yang telah Nabi ajarkan? inilah sebenarnya makna Maulid Nabi (menurut saya)
Dengan Maulid Nabi Muhammad kita kembali bangun dan rajut tali persaudaraan sesama muslim sehingga kita semua bisa seperti umat-umat nabi terdahulu.
Mari kita jadikan Rabiul ‘Awal dan Maulid Nabi Muhammad sebagai media untuk menanamkan Akhlakul Karimah Nabi Muhammad dalam diri kita.
Nah sekarang apa makna Maulid Nabi untuk anggota Pramuka?
1) Dengan Maulid Nabi, kita sebagai Pramuka harus selalu siap terhadap segala permasalahan yang kita hadapi; 2) Dengan maulid Nabi kita lanjutkan cita-cita beliau yaitu menjadikan pemuda sebagai harapan bangsa. 3) Dengan Maulid Nabi kita kembalikan Gerak Langkah Pramuka sehingga seirama dan sejalan dengan perjuangan dan cita-cita Bangsa.
Dan yang tidak kalah penting “Dengan Maulid Nabi, jiwa dan figur Nabi Muhammad ditanamkan kepada para pramuka dan mencontoh Nabi Muhammad yang benar-benar mempunyai jiwa pandu/pramuka murni yang telah memberikan tauladan baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, umatnya maupun pengabdian terhadap Khalik (Allah Swt.) dengan amanat setiap syiar islam harus tetap dipertahankan dan tetap kumandangkan Takbir. Allahu Akbar”
Itulah yang dapat saya sampaikan melalui blog yang tidak sempurna ini, jika ada kesalahan itu adalah murni karena kebodohan saya, dan jika ada sesuatu yang benar yakinlah itu dari Allah.
Semoga bermanfaat.
Akhirul Kalam
Wassalamu’alaikum wr.wb.
Salam Pramuka
Gerakan Pramuka sebagai organisasi, sebagai wadah, sebagai perumahan adalah gerakan yang nasional untuk seluruh bangsa kita di seluruh Tanah Air kita, untuk menghasilkan kader-kader pembangun yang cakap dan bersemangat bagi penyelenggaraan Amanat Penderitaan Rakyat Indonesia seluruhnya.
Gerakan Pramuka adalah gerakan yang motor penggerak majunya adalah para sukarelawan, dan daya-penggerak-bekerja, mereka adalah kesadaran, mereka adalah kesadaran mereka yang murni akan kebaikan dan kebenaran tujuan, jalan, dan Usaha Gerakan Pramuka. Peliharah kemurnian ini…..
Berusahalah sehebat-hebatnya untuk mengembangkan dan meluaskan Gerakan kita, sampai pada suatu ketika, setiap anak dan pemuda serta pemudi kita, baik yang mahasiswa di kota maupun di yang penggembala kerbau di desa, dengan rasa bangga dan terhormat dapat menyatakan Aku Pramuka Indonesia.
Intersifkan pendidikan setiap pramuka, supaya setiap pramuka menjadi satu manifestasi daripada tujuan Gerakan kita seperti yang tersebut dalam Anggaran Dasar Gerakan kita.
Arahkan pandanganmu ke bintang Tujuan Bangsa kita dan jalanlah maju dalam barisan Gerakan Pramuka dengan derap langkah yang tetap dan sama, sambil memijak segala kerikil kesukaran yang kecil-kecil dan melangkahi atau melalui atau kalau perlu menggempur segala batu rintangan yang besar …………
No tags for this post.Peran pramuka dewasa ini adalah mengisi kemerdekaan. Gerakan pramuka harus segera melakukan pembaharuan-pembaharuan di berbagai segi. Dalam menyertakan imajinasi dengan perkembangan dan kebutuhan bangsa, Kiasa Dasar Gerakan Pramuka diimplementasikan pada istilah penggolongan usia, yaitu gugusdepan (satuan) yang menggambarkan suatu gugusan yang akan dibangun.
Pramuka Siaga (usia 7-10 tahun) menggambarkan bahwa para pramuka seusia ini menyiapkan/menyiagakan diri untuk pembangunan; Pramuka Penggalang (usia 10-15 tahun) sudah dipersiapkan dalam menggalang pembangunan; Pramuka Penegak mulai tegak ambil bagian dalam pembangunan; Pramuka Pandega secara langsung ikut mandegani pembagunan.
Kegiatannyapun diarahkan pada kegiatan-kegiatan yang sejalan dengan kegiatan yang tidak saja bermanfaat untuk masyarakat, bangsa, negara dan dunia.
No tags for this post.